Meski sempat membuat panik pihak sekolah dan orang tua, kondisi seluruh pasien kini dilaporkan mulai membaik.
“Sudah kami tangani, dan saat ini dalam kondisi stabil. Observasi dilakukan 3 hingga 6 jam, dan jika tak ada keluhan, pasien bisa pulang,” imbuhnya.
Baca Juga :Semrawut Usai Penertiban Pedagang Pasar Baru Kertosono, Masih Ada yang Ngotot Jualan di Trotoar
Kasus dugaan keracunan ini menjadi perhatian masyarakat sekitar. Beberapa orang tua tampak mendatangi RSUD Kanjuruhan untuk memastikan kondisi anak mereka.
Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Malang dikabarkan tengah menelusuri asal makanan dan kemungkinan kandungan berbahaya dalam menu MBG yang disajikan hari itu.
Program Makan Bergizi Gratis sejatinya dimaksudkan untuk mendukung gizi seimbang bagi peserta didik.
Namun insiden di MTs Al Khalifah ini menjadi catatan penting agar pengawasan terhadap kualitas bahan makanan dan proses pengolahannya lebih diperketat.



















