Taman Pedestrian Barat Kali Paron Lampaui 80 Persen, Usung Konsep Sejarah dan Budaya Kediri

Taman Pedestrian Barat Kali Paron Lampaui 80 Persen, Usung Konsep Sejarah dan Budaya Kediri
Taman pedestrian di barat Kali Paron sedang dalam pengerjaan.(bakti/sejahtera.co)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Pengerjaan taman pedestrian di barat Kali Paron terus berjalan dan kini telah mencapai 80 persen. Proyek yang mulai dikerjakan awal September 2025 ini ditargetkan rampung pada akhir Desember 2025.

Total area yang ditata mencapai 3.692 meter, meliputi sisi kanan, kiri, utara, hingga selatan. Anggaran pembangunan tercatat mencapai Rp2 miliar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti, menjelaskan bahwa pembangunan taman pedestrian ini bertujuan mempercantik kawasan wisata Simpang Lima Gumul (SLG) sekaligus menambah ruang terbuka hijau (RTH) di wilayah Kediri.

Read More

Baca Juga :Menjelang Nataru, Dishub Kediri Bangun Dua JPL untuk Tekan Kecelakaan Kereta

“Awal tahun 2026 sudah bisa difungsikan untuk wisata keluarga. Kita percantik dengan tambahan bangku taman dan lampu taman seperti yang ada di Jalan Soekarno Hatta depan Kantor Pemkab Kediri. Di sisi timur kita pasang pagar pembatas agar lebih aman. Dalam pengerjaan ini tak lepas dari nilai filosofis budaya Kabupaten Kediri,” ujarnya.

Suyono, kreator sekaligus budayawan Kediri, menyebut seluruh ornamen pada taman pedestrian ini tidak sekadar pemanis, tetapi menggambarkan akar sejarah, budaya, dan legenda Kabupaten Kediri.

Sentuhan tersebut terlihat jelas pada bentuk bola atau miniatur bumi Panjalu yang menjadi pusat perhatian.

Menurutnya, bola tersebut bukan simbol bola dunia, melainkan representasi bumi Panjalu, bagian penting dari sejarah Kediri. Di sekelilingnya terdapat aksara Jawa yang membawa cerita sejarah perjalanan Kabupaten Kediri dari masa ke masa.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *