Ia memperkirakan jumlah kunjungan masyarakat ke Ponorogo akan meningkat, terutama ke destinasi wisata unggulan.
“Untuk Ponorogo, titik rawan kemacetan diperkirakan berada di wilayah kota dan kawasan wisata Telaga Ngebel,” imbuhnya.
Selain pengamanan lalu lintas dan aktivitas masyarakat, Polres Ponorogo juga melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.
Baca Juga :Tak Sempat ke Sekolah, Wali Murid di Ponorogo Gunakan Jasa Online Ambil Rapor
Menurut Kapolres, sejumlah jalur perbatasan menjadi perhatian khusus karena kerap terjadi bencana alam, terutama saat musim hujan.
“Yang perlu diwaspadai adalah jalur Ponorogo–Pacitan dan Ponorogo–Trenggalek. Kami sudah menginstruksikan seluruh personel untuk siap sewaktu-waktu jika terjadi bencana,” pungkasnya.



















