Usai Dugaan Keracunan MBG, SPPG Ponpes MIA Moyoketen Dihentikan Sementara

Usai Dugaan Keracunan MBG, SPPG Ponpes MIA Moyoketen Dihentikan Sementara
Sembilan pelajar SMK Sore Tulungagung menjalani perawatan di Puskesmas Beji yang diduga mengalami keracunan usai mengkonsumsi MBG.(isal/sejahtera.co)

Selain itu, petugas juga menemukan ceceran darah di lantai dapur yang berasal dari kiriman ayam beku. Ayam tersebut seharusnya segera dimasukkan ke dalam freezer, namun karena terlambat dipindahkan, es mencair dan meninggalkan noda darah.

Baca Juga :Resahkan Pengguna Jalan, Pengamen Badut Gembrot Diamankan Satpol PP Kabupaten Kediri

Temuan lain yang disoroti adalah ompreng atau wadah makanan yang telah dicuci tetapi dibiarkan di area pencucian. Padahal, ompreng seharusnya segera dimasukkan ke dalam ruangan khusus agar tidak terkontaminasi debu atau kotoran.

Read More

“Kami menemukan noda darah dari kiriman ayam beku yang terlalu lama tidak segera dimasukkan ke freezer. Selain itu, ompreng yang sudah dicuci masih berada di lokasi pencucian, padahal seharusnya segera dimasukkan ke ruangan agar tidak terkontaminasi,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, BGN menyimpulkan SPPG Moyoketen I Ponpes MIA masih perlu meningkatkan kebersihan, termasuk pengelolaan sampah sisa masakan agar tidak menumpuk di sekitar dapur dan memicu berkembangnya kuman serta bakteri.

Atas hasil observasi ini, operasional SPPG Moyoketen I dihentikan sementara sambil menunggu hasil pemantauan dan pengawasan lebih lanjut dari BGN Pusat. Langkah ini juga menjadi pengingat bagi SPPG lainnya agar selalu menjaga kebersihan lingkungan, khususnya area dapur.

Baca Juga :Kecelakaan Motor dan Mobil di Tambakrejo Jombang, Pengendara Scoopy Luka Ringan

“Saat ini tim Satgas MBG dan kepolisian telah mengamankan sampel makanan MBG yang dikonsumsi siswa. Sampel tersebut akan dikirim ke laboratorium untuk diperiksa kandungannya,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *