Lamongan, SEJAHTERA.CO – Pemkab Lamongan belum menetapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi para pegawainya.
Meski demikian, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan bahwa semangat efisiensi yang menjadi inti dari konsep WFA harus segera diintegrasikan ke dalam budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pernyataan tersebut disampaikan oleh bupati yang akrab disapa Pak Yes ini dalam kegiatan Halal Bihalal di halaman Kantor Pemkab Lamongan, Rabu (25/3/2026).
Acara ini menandai hari pertama masuk kerja bagi seluruh jajaran pemerintahan setelah masa libur berakhir.
Dalam arahannya, Pak Yes mengingatkan bahwa tantangan masa depan akan semakin kompleks. Dinamika global dan potensi krisis energi menjadi perhatian utama yang menuntut pemerintah daerah untuk lebih adaptif.
Baca Juga :Rem Blong di Jalur Klemuk Kota Batu, 1 Tewas 3 Luka-luka
“Memang sampai saat ini belum ada keputusan atau surat edaran resmi terkait WFA. Namun esensinya adalah bagaimana kita mampu mengoptimalkan sumber daya yang ada tanpa pemborosan, dan itu bisa kita terapkan dalam pola kerja sehari – hari,” ujar Pak Yes
Pak Yes menekankan bahwa efisiensi tidak hanya terbatas pada penghematan anggaran, melainkan mencakup aspek yang lebih luas, di antaranya
penggunaan energi secara bijak, pengurangan kegiatan yang tidak mendesak, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung kinerja birokrasi.



















