Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Jumlah kendaraan listik di Kabupaten Tulungagung selama dua tahun terakhir terus mengalami kenaikan.
Meski begitu, keberadaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kabupaten Tulungagung sudah tersedia dan mampu melayani kebutuhan pengisian daya bagi pengguna kendaraan listrik.
Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Tulungagung, Dhodhit Hari Seputro mengatakan, pihaknya mencatat adanya peningkatan pengguna kendaraan listrik di Kabupaten Tulungagung.
Bahkan jumlah kenaikan penggunaan kendaraan listrik di Tulungagung tercatat mencapai 40 persen baik itu roda dua maupun roda empat.
Adanya kenaikan penggunaan kendaraan listrik di Tulungagung itu menunjukkan jika banyak warga yang sudah mulai beralih menggunakan kendaraan listrik dibandingkan kendaraan konvensional.
Baca Juga :Petugas Kesehatan di Tulungagung Masih Temukan Adanya Warga Menolak Vaksin, Ternyata ini Alasannya
Bahkan pihaknya juga memprediksi jika kenaikan kendaraan listrik juga masih akan terjadi pada tahun 2026.
“Kami mencatat kendaraan listrik di Tulungagung naik 40 persen selama dua tahun terakhir. Tahun 2026 kemungkinan juga akan mengalami kenaikan,” kata Dhodit Hari Seputro, Selasa (31/3/2026).
Mengatasi peningkatan kendaraan listrik itu, ungkap Dhodit, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah SPKLU untuk melayani pengisian daya bagi kendaraan listrik.
Secara rinci di wilayah Tulungagung Kota saja, sudah tersedia dua SPKLU yang berlokasi di Kantor ULP PLN Tulungagung dan satu lagi di Hotel Narita.
Untuk alat pengisian daya pada dua SPKLU tersebut saat ini totalnya ada lima unit dengan rincian di Kantor ULP PLN Tulungagung terdapat tiga unit pengisian daya.



















