“Di TKP sementara ini baru ditemukan handphone di saku korban. Kendaraan juga belum ditemukan di lokasi,” tambahnya.
Korban diketahui masih mengenakan pakaian lengkap berupa kaus, celana panjang, jaket, dan sepatu. Namun, kondisi tubuh yang sudah rusak membuat ciri-ciri fisik sulit dikenali lebih lanjut.
Polisi belum dapat memastikan penyebab kematian korban, termasuk kemungkinan adanya unsur kekerasan. Hal tersebut masih menunggu hasil autopsi.
“Untuk ada atau tidaknya kekerasan fisik masih kami dalami. Penyebab kematian akan kami sampaikan setelah hasil autopsi keluar,” tegas Dimas.
Penemuan jenazah pertama kali dilaporkan oleh Sekretaris Desa Sumberjo, Iswari. Warga sekitar, Warjito, mengaku menduga korban berjenis kelamin laki-laki dari pakaian yang dikenakan.
“Sepertinya laki-laki, memakai celana jeans. Di sakunya masih ada handphone, tapi kondisinya sudah membusuk sehingga tidak bisa dikenali,” ujarnya.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengumpulkan barang bukti serta mengungkap identitas korban dengan melibatkan pihak desa dan kepolisian setempat.(st2)



















