“Target keterwakilan itu sudah terpenuhi, kita sudah mulai melakukan persiapan sejak sekarang. Harapannya di tahun 2026 ini mesin partai sudah berjalan optimal agar Pileg 2029 nanti kami sudah siap,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDI-P Tulungagung, Erma Susanti mengatakan, pihaknya saat ini sudah mulai menjalankan program proaktif untuk menjaring kader muda.
Proses perekrutan kader muda ini tidak dilakukan secara instan atau sekadar memenuhi kuota elektoral semata, mengingat pentingnya proses kaderisasi dan penanaman nilai-nilai partai.
Pada tiga bulan terakhir, pihaknya sudah sangat intens melakukan pendekatan melalui berbagai jalur, mulai dari masa reses hingga pemanfaatan media sosial.
Sosialisasi terbuka telah dilakukan selama dua minggu untuk menjaring minat para pemuda di Tulungagung untuk bergabung ke dalam partai politik, mengingat merekalah nantinya yang akan menjadi pemimpin.
“Kami sudah melakukan rekrutmen terbuka, pelatihan, hingga leadership camp. Diskusi intens juga terus kami bangun. Kami sadar bahwa bangsa ini akan menghadapi surplus demografi pada 2030 hingga 2040, sehingga merekalah yang akan memimpin nantinya,” kata Erma Susanti.
Baca Juga :Penguatan Deteksi Dini, Bhabinkamtibmas Polres Blitar Ikuti Arahan Mabes Polri
Erma menyebut, saat ini proses restrukturisasi kepengurusan hingga tingkat akar rumput diklaim hampir tuntas, dimana syarat keterwakilan pemuda dan perempuan telah terpenuhi pada 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Tulungagung.
Artinya pada 19 Pimpinan Anak Cabang (PAC) di Tulungagung sudah terisi oleh generasi muda.
Secara rinci, dari 11 orang pengurus pada setiap tingkatan PAC PDI Perjuangan di Tulungagung, pihaknya mewajibkan minimal terdapat empat orang keterwakilan perempuan.
Kemudian, pada struktural inti meliputi Ketua, Sekretaris dan Bendahara, salah satunya harus dan wajib dijabat oleh anggota atau kader dengan usia di bawah 30 tahun.
“Harapan kami, partai ini bisa kuat sampai ke tingkat anak ranting. Sejauh ini, persyaratan bahwa salah satu dari pengurus inti harus berusia di bawah 30 tahun sudah terpenuhi di seluruh kecamatan,” tutupnya.



















