“KDKMP harus benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi desa. Kami ingin memastikan koperasi ini siap dioperasionalkan secara profesional, mulai dari sisi manajemen, permodalan, hingga akses pasar. Sinergi antara TNI, BUMN, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama,” tegas Mayjen TNI Trenggono.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menyatakan komitmen penuh jajarannya dalam mengawal keberhasilan program ini. Ia menegaskan peran Babinsa sangat krusial sebagai ujung tombak pendampingan di lapangan.
“Babinsa di tiga wilayah ini sudah kami siapkan untuk memberikan pendampingan penuh. Targetnya, KDKMP di Andansari, Sukomulyo, dan Kramat tidak hanya terbentuk, tetapi juga berjalan produktif dan memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan ini juga dihadiri jajaran Perwira Staf Kodim 0812/Lamongan, Danramil setempat, perangkat desa, serta pengurus KDKMP. Kunjungan strategis dari PT Agrinas Pangan Nusantara ini diharapkan mampu mempercepat operasional KDKMP di Lamongan sekaligus menjadi percontohan (role model) bagi pengembangan koperasi serupa di daerah lain di Jawa Timur.



















