Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan suplai air ke lahan persawahan tetap terjaga sehingga tanaman tidak terdampak kekeringan yang berpotensi menyebabkan gagal panen.
“Sawah yang belum memiliki saluran irigasi akan mendapat bantuan Irpom untuk memenuhi kebutuhan air pertanian,” jelasnya.
Secara rinci, total bantuan Irpom yang akan disalurkan di Tulungagung mencapai 21 unit. Bahkan, terdapat kemungkinan tambahan bantuan dari Kementan, meski jumlah pastinya masih menunggu informasi lanjutan.
Selain itu, Pemkab Tulungagung juga memastikan ketersediaan stok beras dalam kondisi aman. Baharudin menyebut, stok beras diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 14 bulan ke depan.
Baca juga:Kecelakaan di Kepatihan Tulungagung Diduga Libatkan Kurir Miras, Polisi Selidiki
“Kami pastikan dalam beberapa bulan ke depan tetap ada panen di Tulungagung, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap dampak fenomena ini,” pungkasnya.



















