Ia memastikan penyediaan armada bus tidak hanya untuk keberangkatan, tetapi juga untuk kepulangan jemaah. Dengan demikian, pemerintah daerah menyediakan moda transportasi bagi jemaah haji Tulungagung sejak pemberangkatan hingga kembali ke daerah asal.
“Kami menyiapkan 29 bus untuk 29 rombongan, baik saat keberangkatan maupun kepulangan jemaah haji,” ujarnya.
Sementara itu, terkait Petugas Haji Daerah (PHD), pada musim haji 2026 terdapat lima orang yang akan bertugas mendampingi jemaah. Lima PHD tersebut terdiri atas tiga tenaga kesehatan, satu unsur perguruan tinggi, dan satu tokoh agama.
Adapun anggaran yang disiapkan untuk PHD diperkirakan sekitar Rp100 juta atau Rp20 juta per orang. Anggaran ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp150 juta untuk seluruh PHD.
Baca juga:PT Arbila Properti Diduga Tak Berizin, APINDO Tulungagung Desak Penuhi Hak Pekerja
“Tahun kemarin sekitar Rp150 juta. Tahun ini menjadi Rp100 juta, sehingga masing-masing mendapat Rp20 juta,” pungkasnya.



















