Usai dari Tebuireng, rombongan akan melanjutkan perjalanan ke wilayah selatan Jombang dan bermalam di Klenteng Gudo, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Jawa Tengah pada Rabu (20/5/2026).
Baca juga:Perkonas Jombang Dukung Raperda Jasa Konstruksi, Dorong Kontraktor Lokal Lebih Kompetitif
Kegiatan ini membawa pesan kuat tentang pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.
“Perbedaan pandangan tidak boleh memecah persatuan. Kerukunan antarumat harus terus dirawat demi menjaga kedamaian bersama,” tambahnya.
Sementara itu, seorang warga Mojoagung, Rizky, mengaku terkesan dengan semangat para biksu yang berjalan kaki lintas daerah.
“Luar biasa, mereka berjalan kaki sampai ke Borobudur. Itu perjuangan yang tidak mudah,” ujarnya.
Diketahui, Indonesia Walk for Peace 2026 merupakan gerakan spiritual dan kemanusiaan internasional yang diikuti puluhan biksu dari berbagai negara seperti Thailand, Malaysia, Laos, dan Indonesia. Kegiatan ini diinisiasi komunitas Buddha dan didukung Kementerian Agama RI sebagai upaya menyuarakan pesan perdamaian dunia.
Perjalanan tersebut menempuh rute lintas provinsi selama 20 hari, dimulai dari Brahmavihara-Arama, Buleleng, Bali pada 9 Mei 2026, dan dijadwalkan berakhir di Candi Borobudur pada 28 Mei 2026 bertepatan dengan perayaan Waisak Nasional.



















