Jelang Iduladha, Khofifah Pastikan Stok Hewan Kurban di Lamongan Aman dan Cukup

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau peternakan sapi milik warga.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau peternakan sapi milik warga Kedungpring.(foto: istimewa)

Selain sapi, populasi kambing di Lamongan mencapai 101.496 ekor dengan ketersediaan untuk kurban sekitar 23.000 ekor, lebih tinggi dari kebutuhan yang diperkirakan 20.000 ekor. Sementara itu, populasi domba mencapai 91.571 ekor dengan ketersediaan sekitar 18.000 ekor dari kebutuhan sekitar 10.000 ekor.

Baca juga:Wabup Lamongan Buka Pameran Pendidikan 2026, IPM Tembus 76,81

Pemkab Lamongan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan terus melakukan pengawasan dan pencegahan penyakit ternak guna memastikan hewan kurban tetap sehat dan layak.

Read More

Langkah tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan di kandang, lapak penjualan, hingga pasar hewan. Selain itu, pemerintah juga mengawasi lalu lintas ternak agar seluruh hewan yang didistribusikan dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) atau Surat Veteriner (SV).

“Vaksinasi rutin terus dilakukan, terutama untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Kami juga melakukan desinfeksi pasar hewan serta sosialisasi kepada peternak,” jelas Pak Yes.

Sementara itu, peternak Suparto mengaku tahun ini menyiapkan sekitar 300 ekor sapi untuk kebutuhan kurban. Dari jumlah tersebut, sekitar 70 persen telah terjual ke berbagai daerah seperti Surabaya, Gresik, Sidoarjo, hingga luar Pulau Jawa.

Ia menyebut para peternak terbantu dengan berbagai program pemerintah, seperti vaksinasi gratis, bantuan penggemukan, serta dukungan pemasaran yang memperluas jangkauan penjualan.

“Ada kenaikan biaya produksi, tetapi harga jual juga meningkat. Kami sangat terbantu dengan vaksin gratis dari pemerintah,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *