Di Kecamatan Bungkal, wilayah terdampak meliputi Desa Munggu dan Wungu. Sementara di Kecamatan Badegan berada di Desa Dayakan. Adapun di Kecamatan Sawoo meliputi Desa Pangkal, Prayungan, dan Tumpuk.
Baca juga:Pangdam V/Brawijaya Tinjau Proyek Brigif dan Yonif TP di Ponorogo
Meski demikian, sebagian desa kini telah memiliki sumur dalam sebagai sumber air bersih. Fasilitas tersebut dinilai cukup membantu masyarakat saat musim kemarau.
“Beberapa wilayah yang dulu langganan droping sekarang sudah punya sumur dalam, sehingga sangat membantu masyarakat,” katanya.
BPBD Ponorogo juga telah menyiagakan personel dan armada untuk mengantisipasi kekeringan. Tiga truk tangki air disiapkan, termasuk dukungan dari relawan dan PMI.
“Jika ada permintaan bantuan air bersih, kami langsung tindak lanjuti dengan pengecekan sumber air di lokasi,” pungkasnya.



















