“Seleksi diawali dengan usulan dari petugas lapangan. Setelah itu dilakukan seleksi terbatas dengan mengambil dua hingga tiga kandidat terbaik,” terangnya.
Baca juga:Jelang Wukuf, Kesehatan Jemaah Haji Jombang Dipantau Ketat di Tengah Suhu Ekstrem
Tahun ini, perwakilan terpilih berasal dari Kecamatan Gudo, setelah tahun sebelumnya dari Kecamatan Jogoroto dengan sapi bernama “Pedrosa”. Azis menyebut sejumlah kriteria yang harus dipenuhi, di antaranya umur cukup, bobot minimal 900 kilogram, serta kondisi kesehatan yang prima.
“Sapi Sumber, alhamdulillah, tiga minggu lalu timbangannya 956 kilogram. Kami juga meninjau riwayat kesehatan, termasuk vaksinasi terhadap penyakit seperti PMK, LSD, dan SE. Hasil pemeriksaan fisik dan klinis terakhir pada (21/5/2026) semuanya normal,” ungkapnya.
Dari dua kandidat terkuat, satu sapi dari Kecamatan Ploso kalah unggul dari sisi kesehatan, meski memiliki bobot dan usia hampir sama. Dengan keunggulan tersebut, “Sumber” akhirnya terpilih dan siap dikurbankan pada Idul Adha.
“Rencananya penyembelihan sapi bantuan presiden Idul Adha 2026 ini akan dilaksanakan di Masjid Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar, sesuai usulan Pemkab Jombang,” pungkasnya.



















