Ia menegaskan, pembukaan kelas ICP tidak memengaruhi jumlah total kuota penerimaan peserta didik baru di masing-masing sekolah. Sebab, pagu penerimaan tetap mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Baca juga:Ribuan Guru Honorer Non-Dapodik Aksi di Ponorogo, Minta Diakui dan Masuk Sistem
“Jumlah siswa dalam kelas ICP dibatasi sekitar 25 hingga 30 anak per kelas,” jelasnya.
Selain penguatan akademik, program tersebut juga difokuskan pada peningkatan kemampuan literasi bahasa Inggris siswa. Dalam proses pembelajaran, sekolah menerapkan perpaduan kurikulum nasional dan kurikulum internasional Cambridge.
“Tujuannya agar kemampuan bahasa Inggris siswa semakin meningkat dan siap bersaing di tingkat yang lebih luas,” pungkasnya.



















