Berdasarkan hasil kajian teknis BBPJN Jatim-Bali, kondisi konstruksi jembatan saat ini sudah mengalami korosi cukup parah dan masuk kategori kritis. Jika tidak segera diperbaiki, usia layan jembatan diperkirakan hanya mampu bertahan sekitar lima tahun lagi.
Baca juga:Antisipasi Kekeringan, BPBD Tulungagung Siapkan 50 Unit Tandon Air
“Hasil kajian menunjukkan status jembatan sudah kritis. Demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, diputuskan dilakukan perbaikan menyeluruh,” ujarnya.
Dengan konstruksi baru, usia Jembatan Gondang diperkirakan dapat bertahan hingga 50 tahun setelah perbaikan selesai. Desain jembatan tetap dipertahankan dengan panjang 22 meter tanpa pelebaran. Perbaikan difokuskan pada penguatan struktur agar mampu menopang beban kendaraan, termasuk kendaraan bertonase tinggi.
Perbaikan Jembatan Gondang menelan anggaran sebesar Rp9,2 miliar yang bersumber dari APBN.
“Jembatan baru nantinya tidak mengalami pelebaran dan panjangnya tetap 22 meter. Perbaikan ini berfokus pada penguatan konstruksi jembatan,” pungkasnya.



















