Santri Kediri yang Terseret Ombak Pantai Pangi Ditemukan Meninggal di Tebing Pantai Umbulwaru

Petugas gabungan saat mengevakuasi jenazah santriwati pondok pesantren asal Kediri yang meninggal terseret ombak Pantai Pangi Blitar.
Petugas gabungan saat mengevakuasi jenazah santriwati pondok pesantren asal Kediri yang meninggal terseret ombak Pantai Pangi Blitar. (sumber foto: bpbd)

Petugas juga menggunakan bambu sebagai penyangga tambahan guna memastikan kantong jenazah tetap aman selama proses pengangkatan.

Baca juga:Dukung Ketahanan Pangan, Polisi di Blitar Turun Tangan Dampingi Petani

“Evakuasi harus dilakukan dengan sangat hati-hati karena kemiringan tebing cukup tajam. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke RSUD Mardi Waluyo sebelum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” katanya.

Read More

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang berlangsung selama enam hari resmi dihentikan. Sebelumnya, tim gabungan berencana melakukan evaluasi apabila hingga hari ketujuh korban belum ditemukan.

“Karena korban berhasil ditemukan pada hari keenam, operasi pencarian resmi ditutup dan seluruh rangkaian pencarian dinyatakan selesai,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kegiatan outing class yang diikuti santri dari salah satu pondok pesantren di Desa Sekoto, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, berakhir duka. Saat berwisata di Pantai Pangi pada Kamis (11/6/2026), tiga santri terseret ombak Pantai Selatan.

Dua korban, yakni AZ (11) dan AM (10), berhasil menyelamatkan diri setelah berenang ke tepi pantai dan mendapat pertolongan dari warga serta nelayan setempat. Sementara Mariam Haira (9) hilang terseret ombak hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia setelah enam hari pencarian.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *