Karena itu, Dinkes Kota Batu mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga daya tahan tubuh serta menghindari berbagai faktor pemicu alergi.
Warga juga disarankan mengenakan jaket dan masker saat beraktivitas di luar rumah, khususnya pada malam hari atau di kawasan yang berdebu.
Baca Juga :Empat SD Negeri Tanpa Murid Baru, Pemkab Ponorogo Kaji Opsi Regrouping
Dokter Icang menambahkan, masyarakat yang memiliki riwayat alergi sebaiknya mengenali pemicu masing-masing, baik karena makanan maupun udara dingin.
Apabila tidak memiliki ketahanan terhadap suhu rendah, aktivitas pada malam hari sebaiknya dibatasi.
“Kalau memang tidak tahan udara dingin, sebaiknya batasi aktivitas di malam hari. Jika terpaksa keluar rumah, gunakan jaket dan masker agar tubuh tetap terlindungi,” tegasnya.
Selain itu, masyarakat juga dianjurkan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga kebersihan lingkungan, serta mengonsumsi vitamin sesuai kebutuhan untuk membantu menjaga imunitas tubuh selama musim udara dingin.
Dinkes Kota Batu berharap masyarakat tidak menganggap remeh perubahan cuaca yang terjadi saat ini. Dengan langkah pencegahan yang tepat, risiko gangguan kesehatan akibat suhu dingin diharapkan dapat ditekan sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.



















