“Kepada keluarga besar yang ditinggalkan, kami mendoakan agar senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi musibah duka ini,” imbuhnya.
Suasana haru menyelimuti kompleks Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas sejak kabar wafatnya Gus Roqib. Ribuan santri, pengurus yayasan, serta masyarakat berdatangan untuk memanjatkan doa bagi almarhum yang telah mengabdikan hidupnya bagi dunia pesantren.
Keluarga Besar Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya salah satu anggota majelis pengasuh yang dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan pesantren.
Gus Fiki mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Nahdliyin dan alumni Tambakberas, untuk mengirimkan doa terbaik bagi almarhum.
“Mari kita bersama-sama menghadiahkan doa terbaik dan bacaan Al-Fatihah untuk almarhum. Semoga Allah SWT memberikan rahmat, ampunan, serta husnul khatimah,” tutupnya.
Prosesi pemakaman berlangsung pada Kamis siang di kompleks makam KH Abdul Wahab Hasbullah, Tambakberas, Jombang. Ribuan pelayat yang terdiri atas para kiai, tokoh masyarakat, santri, dan warga dari berbagai daerah hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Meski telah berpulang, jejak pengabdian Gus Roqib dalam membina pesantren, mendidik santri, dan mengembangkan syiar Islam diyakini akan terus dikenang serta menjadi teladan bagi generasi penerus.



















