Harga Cabai Stabil Rp35 Ribu per Kg, Petani Kediri Waspadai Virus Kuning

Petani cabai kabupaten Kediri periksa kondisi cabai yang ditanamnya.
Petani cabai kabupaten Kediri periksa kondisi cabai yang ditanamnya.(foto: bakti wijayanto)

Menurutnya, buah cabai yang terserang virus kuning akan mengalami perubahan warna, muncul bercak hitam, kemudian membusuk. Kondisi tersebut membuat kualitas cabai menurun sehingga harga jual ikut terdampak.

Menghadapi kondisi cuaca panas dan kemarau panjang, Edi mengaku meningkatkan pengawasan terhadap tanaman cabainya. Perawatan dilakukan sejak masa tanam, pemupukan, pemeliharaan, penyemprotan hama hingga menjelang panen.

Langkah tersebut dilakukan agar tanaman tetap sehat dan produktivitas cabai tetap terjaga.

Read More

Baca juga:POSSI Kabupaten Kediri Perkuat Regenerasi Atlet Selam, Bidik Pelajar Berpotensi

“Kami mengajak petani cabai untuk lebih waspada terhadap virus kuning yang cepat menyebar. Perawatan harus dilakukan secara maksimal agar tanaman tetap produktif,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *