Senada dengan hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Khotib, menjelaskan bahwa pihak Dinkes terus melakukan pemantauan dan monitoring secara masif melalui jaringan puskesmas serta rumah sakit se-Kabupaten Kediri.
“Monitoring ketat kami lakukan di seluruh fasilitas kesehatan. Jika ada warga yang terindikasi terjangkit, segera dilaporkan ke Dinkes agar penanganan pencegahan dan pemutusan rantai penularan bisa dilakukan lebih cepat,” jelas dr. Khotib.
Ia juga mengimbau warga yang mengalami gejala mirip super flu seperti demam tinggi, pusing berat, nyeri menelan, nyeri otot, sesak napas berat, hingga rasa lelah berlebih agar segera memeriksakan diri ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat.
“Untuk menghindari penularan super flu, gunakan masker saat beraktivitas, jauhi kerumunan, serta selalu terapkan etika batuk dan bersin sesuai prosedur kesehatan,” pukasnya.



















