Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Kursi Jabatan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kabupaten Trenggalek terisi setelah setahun kosong. Kursi jabatan pimpinan tinggi pratama itu diisi definitif setelah kandidat yang menempati kursi itu mengantongi sertifikasi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) sebagai salah satu syarat.
“Karena untuk Satpol PP ada sertifikasi PPNS sehingga pengisian sempat tertunda, karena harus menjalani diklat dan pelantikan,” kata Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat melantik Habib Solehudin sebagai Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Trenggalek di Pendopo Trenggalek, Selasa (9/1) sore.
Sebelumnya jabatan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Trenggalek itu diisi oleh pelaksana tugas yakni Triadi Admono yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Trenggalek. Setahun lamanya kursi jabatan itu kosong dan diisi oleh pria yang sebelumnya juga menjabat di kursi tersebut.
“Saat ini sudah terisi (definitif). Selamat bekerja dan bertugas di tempat yang baru dan untuk pejabat lama, terima kasih atas dedikasi yang diberikan,” imbuhnya.
Pelantikan itu berbarengan dengan rotasi sejumlah pejabat administrator hingga pengawas. Ada sebanyak 26 pejabat administrator yang mendapatkan job rotasi dan 23 pejabat pengawas yang dirotasi di awal tahun 2024 itu.



















