Kediri, SEJAHTERA.CO – Apes dialami seorang laki-laki berinisial DHS alias Munyuk (26) warga Dusun Pranggang Timur, Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.
Baca Juga :Perempuan di Bekas Lokalisasi Ngunut Tulungagung Ditemukan Tewas, Diduga ini Penyebabnya
Lelaki bekerja sebagai buruh tani itu diringkus Unit Satresnarkoba Polres Kediri karena kedapatan menyimpan sebanyak ribuan butir pil dobel L dan puluhan butir pil Alprazolam.
Kasi Humas Polres Kediri, AKP Sriati mengatakan, pengungkapan bermula petugas mendapatkan Informasi perihal peredaran pil dobel L dan Psikotropika di Dusun Pranggang Timur Desa Pranggang Kecamatan Plosoklaten. Dari informasi tersebut petugas kepolisian melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenarannya.
Baca Juga :Kondisi Penjual Bakso Korban Penembakan Stabil, Secepatnya Akan Dilakukan Operasi
Pada Senin (7/10/2024), polisi melihat ada seseorang dengan gerak gerik mencurigakan yang diduga sebagai pelaku.
“Yang bersangkutan langsung diamankan di rumahnya sekitar pukul 10.00 WIB,” katanya, Kamis (10/10/2024).
Tidak berhenti di situ, polisi kemudian melanjutkan tugasnya dengan menggeledah terhadap pelaku untuk mencari barang bukti narkoba.
Baca Juga :Polisi Pastikan Penembak Penjual Bakso Warga Temas Pakai Airsofgun
Menurut AKP Sriati, petugas menemukan barang bukti berupa pil dobel L sebanyak 1.000 butir dalam bungkus plastik, pil jenis mersi atarax 1 Alprazolam sebanyak 46 butir dan 1 unit ponsel.
Diduga pil tersebut hendak diedarkan terduga pelaku kepada pembelinya.
“Barang bukti ini disita dan diamankan petugas ke Kantor Satresnarkoba Polres Kediri guna penyidikan lebih lanjut,” ucapnya.
Baca Juga :Sembilan Desa di Trenggalek Raih Penghargaan Bidang Lingkungan, Ada yang Dapat Motor
Kepada polisi, lanjut dia, DHS mengaku sebelumnya telah mengedarkan pil dobel L kepada DAP sebanyak 8 butir pada Jumat (4/10/2024) sekitar pukul 16.00 WIB di rumahnya.
Hingga saat ini, proses penyidikan masih dilakukan petugas termasuk mencari dari mana narkoba itu didapatkan pelaku.
“Kasusnya masih dalam pengembangan,” ungkap Kasi Humas Polres Kediri.



















