Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 di Tulungagung diperkirakan sangat rendah lantaran terdapat sejumlah pemilih potensial seperti mahasiswa ada di luar kota.
Baca Juga :Surat Suara Pilkada 2024 Ponorogo Antre di Percetakan, Polisi Bakal Jaga Ketat
Hal ini membuat KPU dan PWI Tulungagung berkolaborasi untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 ini.
Ketua KPU Tulungagung, Lutfi Burhani mengatakan, kolaborasi dengan seluruh media di Tulungagung dirasa penting untuk menyampaikan informasi tahapan Pilkada kepada masyarakat.
Pasalnya, peran media sangat vital dan strategis agar masyarakat bisa menerima informasi secara jelas tentang pentingnya hak pilih mereka.
Baca Juga :Jatah Habis, Hakim di PN Tulungagung Tak Ikut Gerakan Solidaritas Cuti Bersama
Dia menjalin kerja sama melalui sosialisasi peran media dalam mendorong partisipasi pemilih, dengan harapan agar partisipasi pemilih bisa terdongkrak. KPU menargetkan partisipasi masyarakat pada Pilkada ini mencapai 80 persen dari total DPT sebanyak 866.030 pemilih.
“Kami tentunya berupaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, dimana target kami yakni 80 persen dari DPT, dan target itu lebih banyak dari Pemilu yang hanya 70 persen dari DPT,” kata Lutfi Burhani, Jumat (11/10/2024).
Pada sosialisasi ini, ungkap Lutfi, tentunya menyasar masyarakat secara umum seperti pemilih pemula, mahasiswa, ibu rumah tangga (IRT), hingga seluruh elemen masyarakat lainnya.
Baca Juga :Tiga Titik Kekeringan di Kabupaten Tulungagung Digelontor Air Bersih
Mengingat, pemilih pemula, mahasiswa dan ibu rumah tangga yang disebut ini berpotensi menjadi partisipasi yang rendah pada Pilkada 2024.



















