Diduga Terjadi Korsleting Listrik dari Sepeda Motor, Rumah Warga Bono Tulungagung Ludes Terbakar

Diduga Terjadi Korsleting Listrik dari Sepeda Motor, Rumah Warga Bono Tulungagung Ludes Terbakar
Kondisi rumah Suroso warga Desa Bono Kecamatan Boyolangu yang terbakar (Damkar Tulungagung)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Sebuah rumah milik Suroso warga Desa Bono Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung ludes dilahap si jago merah pada Selasa (15/10/2024) dini hari.

Baca Juga :Menginap di Homestay Mojokerto, Pria Asal Lamongan Ditemukan tak Bernyawa

Tidak ada korban jiwa dalam amukan si jago merah ini, namun bangunan rumah beserta isinya ludes terbakar.

Read More

Kasi Pemadaman dan Penyelamatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung, Bambang Pidekso mengatakan, awalnya sekitar pukul 00.00 WIB, petugas damkar menerima laporan terjadinya kebakaran pada sebuah rumah di Desa Bono Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung.

Usai menerima laporan itu, petugas bergegas menuju tempat kejadian kebakaran (TKK) untuk melakukan upaya pemadaman pada rumah tersebut. Sekitar pukul 00.14 WIB, petugas Damkar Tulungagung sudah tiba di TKK dengan membawa satu unit mobil damkar dan satu truk tangki suplai air.

Baca Juga :Budi Gunawan Dilepas, Presiden Joko Widodo Tunjuk Herindra Sebagai Kepala BIN

“Saat kami tiba di TKK, kondisi api sudah sangat membesar dan hampir membakar seluruh bagian bangunan rumah milik Suroso,” kata Bambang Pidekso, Selasa (15/10/2024).

Saat di TKK, ungkap Bambang, petugas sempat mengalami kendala pada upaya proses pemadaman lantaran saat itu arus listrik di rumah korban sedang menyala. Hal itu membuat petugas Damkar Tulungagung harus berkoordinasi dengan ULP PLN Campurdarat agar arus listrik pada lokasi tersebut dimatikan.

Baca Juga :Tujuh Warga di Trenggalek Diduga Keracunan Makanan, Satu Meninggal Dunia, Begini Kronologinya

Akibatnya, proses pemadaman yang dilakukan petugas Damkar Tulungagung memakan waktu yang cukup lama, dan api baru benar-benar bisa dipadamkan sekitar pukul 02.00 WIB.

Setelah pemadaman selesai, pihaknya lalu melakukan upaya penyelidikan dengan menggali keterangan pemilik rumah atas kejadian ini.

“Sebenarnya proses yang lama itu saat kami harus menunggu arus listrik dimatikan dulu oleh ULP PLN Campurdarat, karena jika kami asal semprot saat listrik menyala, justru membahayakan petugas kami,” ungkapnya.

Baca Juga :Wakapolres Madiun Kota Serahkan Ranmor Dinas Bersama Perlengkapan Patroli Perintis

Berdasarkan keterangan yang didapat, jelas Bambang, diketahui sebelum terjadi kebakaran, pemilik rumah yakni Suroso baru tiba di rumahnya dan memarkirkan sepeda motornya di ruang tamu.

Usai memarkirkan motornya, Suroso pun lantas keluar rumah dan menuju ke halaman rumahnya untuk merokok.

Kemudian sekitar pukul 23.30 WIB, Suroso mendengar jeritan dari rumahnya yang ternyata saat itu ruang tamu rumahnya sudah dalam kondisi terbakar.

Baca Juga :HUT le-79 Provinsi Jawa Timur, Pemkab Kediri Komitmen Tingkatkan Kontribusi Pembangunan

Petugas menduga jika kebakaran itu disebabkan karena korsleting listrik yang kemungkinan berasal dari aki, dan menyambar bensin yang bocor dari motor tersebut.

“Tadi kami periksa, sumber api hanya dari tempat korban memarkirkan sepeda motornya. Kemungkinan korsleting listrik pada sepeda motor pemilik rumah. Akibat kejadian ini, total kerugiannya mencapai Rp 150 juta,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *