Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Pemkab Trenggalek gebyor operasi pasar murah di sejumlah pasar tradisional di Bumi Menak Sopal, sebutan lain Kabupaten Trenggalek.
Operasi pasar murah itu dilakukan Pemkab Trenggalek untuk menekan laju harga kebutuhan pokok yang mulai merangkak naik. Selain itu juga untuk menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil.
“Kegiatan pasar murah ini dalam rangka pengendalian inflasi karena dua minggu terakhir bahan-bahan pokok kita naik. Mulai dari harga beras, minyak, terus cabai,” kata Pjs Bupati Trenggalek, Dyah Wahyu Ermawati di Pasar Pogalan, Selasa (22/10/2024).
Baca Juga :Sosialisasi Pilkada, KPU Kabupaten Kediri Ajak para Santri Nonton Bareng Film Tepatilah Janji
Untuk menanggulangi itu, Pemkab Trenggalek menggelar gebyor pasar murah di wilayah Kecamatan Pogalan dan Panggul dan nantinya bakal diselenggarakan bertahap di seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek.
Ada tiga komoditas yang dijual, yaitu beras premium 5 kilogram, minyak goreng kemasan 2 liter dan gula pasir 1 kilogram.
“Kebetulan Kabupaten Trenggalek punya anggaran dan digunakan untuk intervensi kendalikan harga-harga,” imbuhnya.



















