Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Musim hujan di Kabupaten Trenggalek diperkirakan terjadi pada dasarian I-III Oktober. Sebagian besar, awal musim hujan di Bumi Menak Sopal, sebutan lain Kabupaten Trenggalek terjadi pada dasarian III. Yaitu mulai tanggal 21 Oktober 2024 hingga akhir bulan.
Baca Juga :Sektor Wisata MBK, Mampu Sumbang PAD Kota Blitar Miliaran Rupiah
Merujuk informasi BMKG Stasiun Klimatologi Jatim, wilayah Trenggalek yang memasuki awal musim hujan pada dasarian III itu ada tujuh kecamatan. Meliputi Kecamatan Durenan, Gandusari, Karangan, Pogalan, Suruh, Trenggalek dan Tugu.
Sementara dua kecamatan, yaitu Kecamatan Panggul dan Pule masuk dasarian II atau tanggal 11 sampai 20 Oktober. Untuk lima kecamatan lainnya, yaitu Kecamatan Bendungan, Dongko, Kampak, Munjungan dan Watulimo ada di dasarian I yaitu tanggal 1-10 Oktober 2024.
Baca Juga :Operasi Zebra 2024, Polres Madiun dan Instansi Terkait Tertibkan Pengguna Jalan di Terminal Caruban
Secara umum, awal musim hujan di wilayah Jatim bervariasi mulai dasarian III September hingga dasarian I Desember dengan sebagian besar wilayah Jatim memasuki musim penghujan dengan dasarian II November sebanyak 24 ZOM. Atau dengan prosentase 62,2 persen.
Melihat prediksi curah hujan yang akan mengguyur wilayah Trenggalek secara merata berdasarkan prediksi BMKG itu, BPBD Trenggalek mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor di area pegunungan dan banjir di wilayah perkotaan.
Baca Juga :Para Sopir Angkutan Umum Kota Batu Dukung Nurochman – Heli Suyanto Menang Pilkada 2024



















