PT INKA Gelar Pelatihan Pengelasan dan Kelistrikan untuk Pelajar SMK di Ponorogo, Siap Buka Pabrik Baru di Banyuwangi

PT INKA Gelar Pelatihan Pengelasan dan Kelistrikan untuk Pelajar SMK di Ponorogo, Siap Buka Pabrik Baru di Banyuwangi
Perwakilan PT INKA (Persero) saat memberikan pendampingan dalam praktik pengelasan. (istimewa)

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – PT INKA (Persero) menggelar pelatihan welding dan kelistrikan bagi para siswa kejuruan di Ponorogo. Kegiatan yang digelar di SMKN 1 Jenangan tersebut merupakan pengembangan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) SMK Series.

Baca Juga :BMKG Prediksi Musim Hujan di Trenggalek, BPBD Ingatkan soal Potensi Bencana Hidrometeorologi

General Manager Keuangan, Akuntansi dan TJSL PT INKA (Persero), Edwyn Dwi Cahyo mengatakan jika kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya dari PT INKA untuk mendapatkan tenaga terampil dalam rangka pengoperasian pabrik baru di Banyuwangi.

Read More

Kebutuhan tenaga terampil ini diharapkan bisa dipenuhi dari SMK binaan yang sejak tiga tahun terakhir sudah dikenalkan program pelatihan dan magang.

Baca Juga :Sektor Wisata MBK, Mampu Sumbang PAD Kota Blitar Miliaran Rupiah

“Jadi tidak hanya di Madiun saja tapi juga di Ponorogo, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan tenaga kerja di INKA, program pelatihan dan magang pada bidang pengelasan dan kelistrikan juga bisa membantu siswa SMK binaan PT INKA lebih siap memasuki dunia kerja,” ungkap Edy wn Dwi Cahyono, kepada koranmemo.com, Rabu (23/10/2024).

Edywn juga menambahkan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) ini sangat penting untuk dipenuhi. Pasalnya saat ini PT INKA (Persero) juga tengah melakukan ekspansi pasar ekspor seperti Bangladesh, Filipina, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Australia.

Baca Juga :Para Sopir Angkutan Umum Kota Batu Dukung Nurochman – Heli Suyanto Menang Pilkada 2024

“Kita menargetkan tahun 2025 pabrik baru di Banyuwangi sudah bisa meningkatkan produksi kita, tentu dengan didukung tenaga tenaga terampil,” terangnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya acara ini, ke depan pembahasan kerja sama akan dikerucutkan melalui diskusi yang juga melibatkan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang akan dituangkan ke sebuah kurikulum yang sesuai untuk kebutuhan industri manufaktur kereta api.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *