Kasus Pelajar Lahirkan Bayi di Kamar Mandi, Kanit PPA Polres Tulungagung: Ibu Bayi Bantah Lakukan Kekerasan

Kasus Pelajar Lahirkan Bayi di Kamar Mandi, Kanit PPA Polres Tulungagung: Ibu Bayi Bantah Lakukan Kekerasan
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP temuan bayi meninggal dunia di dalam kamar mandi usai dilahirkan (isal/sejahtera.co)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Pendalaman kasus tewasnya balita yang dilahirkan oleh pelajar berinisial FS (18) warga Desa Pecuk, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung terus berjalan. Diketahui, FS sendiri rupanya sempat mengelak jika dirinya mencelakai balita tersebut.

Baca Juga :Perbaikan Jalur KA Stasiun Pogajih – Kesamben Terdampak Banjir-Longsor Datangkan Alat Berat

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satreskrim Polres Tulungagung, Iptu Nursaid mengatakan, proses otopsi terhadap jasad bayi perempuan yang dilahirkan oleh FS sudah dilakukan. Sesuai hasil otopsi, pihaknya memastikan jika kematian bayi perempuan tersebut dikarenakan mengalami kekerasan.

Read More

Pasalnya, hasil otopsi menunjukkan bayi perempuan tersebut lahir dalam kondisi masih hidup dengan usia kandungan yang cukup yaitu antara 9 bulan sampai 10 bulan. Hanya saja, didapati luka lebam pada punggung bayi, memar di kepala kiri, leher depan dan leher kiri akibat kekerasan benda tumpul, sehingga bayi mati lemas.

Baca Juga :BPBD Catat Terjadi 74 Kasus Kebakaran di Tiga Bulan Terakhir, Pemkab Jombang Lakukan Ini

“Ada luka lecet di pipi kanan dan kiri berbentuk menyerupai kuku disertai memar berbentuk garis leher, pendarahan pada otak dan paru-paru mengembang. Penyebab kematian karena kekerasan benda tumpul pada wajah dan leher yang mengakibatkan mati lemas. Semua luka itu terjadi saat bayi masih hidup,” kata Iptu Nursaid, Kamis (5/12/2024).

Setelah autopsi, Nursaid sempat terkendala dalam menggali keterangan dari FS, lantaran saat itu FS sedang menjalani pengobatan dan kondisinya belum stabil. Namun, beberapa waktu yang lalu, pihaknya akhirnya sudah mendapat keterangan dari FS terkait kasus kematian bayi perempuan tersebut.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *