Terseret Banjir saat Selamatkan Benih Padi, Satu Orang Hilang

Terseret Banjir saat Selamatkan Benih Padi, Satu Orang Hilang
Tim BPBD Jombang menyisir aliran Sungai Avour Watudakon menggunakan perahu karet, Sabtu (7/12), untuk mencari korban yang hilang terseret arus banjir. (istimewa)

Jombang, SEJAHTERA.CO – Seorang warga Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, bernama Dedy Teguh Harianto (26), hilang terseret arus Sungai Avour Watudakon saat berusaha menyelamatkan benih padi di sawahnya yang terendam banjir, Sabtu (7/12).

Baca Juga :Gus Miftah Mengaku Keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, ini Fakta Sebenarnya

Kepala Dusun Watudakon, Arif Budiaji, menjelaskan bahwa semula Dedy bersama keluarganya termasuk calon istrinya, pergi ke sawah yang terendam banjir. Mereka mencoba menyelamatkan benih padi yang baru saja ditanam.

Read More

“Korban ke sawah untuk menyelamatkan benih padi yang hanyut akibat derasnya air,” kata Arif.

Baca Juga :Dua Bulan Terakhir BPBD Ponorogo Catat Ada 60 Peristiwa Tanah Longsor, Ini yang Paling Parah

Saat menyelamatkan benih, calon istri Dedy, Diva Cindy Areta (16), terpeleset dan terseret arus. Dedy langsung mencoba menyelamatkannya, tetapi malah ikut terseret.

Melihat itu, ayah Dedy, Pawi Harianto (50), berupaya menyelamatkan keduanya. Hanya saja ia hanya mampu menyelamatkan Cindy, namun tidak mampu menarik Dedy yang terbawa arus semakin jauh.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *