BPBD Kabupaten Kediri Catat Sepuluh Desa di Dua Kecamatan Terdampak Banjir

BPBD Catat Sepuluh Desa di Dua Kecamatan di Kabupaten Kediri Terdampak BanjirBPBD Catat Sepuluh Desa di Dua Kecamatan di Kabupaten Kediri Terdampak Banjir
Kondisi kebencanaan di beberapa desa di wilayah Banyakan dan Grogol terdampak banjir bandang Minggu sore.(istimewa)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri menyebutkan ada 10 desa di dua kecamatan yang terdampak banjir akibat hujan deras dan luapan air sungai.

Baca Juga :Kecelakaan SMP IT Darul Qur’an Mulia Bogor di Tol Malang-Pandaan, Diperkirakan 4 Orang Tewas

Sepuluh Desa tersebut di antaranya 4 desa di Kecamatan Banyakan yaitu Desa Tiron, Desa Maron, Desa Banyakan, dan Desa Jatirejo.

Read More

Sementara 6 Desa di Kecamatan Grogol adalah Desa Cerme, Desa Bakalan, Desa Sonorejo, Desa Sumberjo, Desa Gambyok, dan Desa Datengan.

Sungai yang melintas di desa tersebut meluap karena tidak mampu menampung kenaikan debit air. Sehingga air meluber memasuki pemuikiman dan mengakibatkan kerusakan, termasuk membawa material lumpur ke jalan.

Baca Juga :Bus Rombongan Sekolah SMP IT Darul Qur’an Mulia Bogor Kecelakaan di Tol Malang-Pandaan, Ditabrak Truk Kontainer, Puluhan Pelajar Dibawah ke RS

Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Stefanus Joko Sukrisno menjelaskan, luapan air sungai ini rata-rata membawa sampah atau barongan bamboo dan menyumbat jembatan. Aliran air yang terhambat mengakibatkan luberan ke perkampungan warga dan persawahan.

“Seperti di Desa Tiron, luapan air sungai selalu tinggi saat musim hujan dan cuaca ektrem. Luapan sungai Bendokrosok ini juga masuk ke perkampungan warga di Desa Maron dan merendam rumah di Dusun Nglaban Maron,” jelasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *