Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Salah seorang mahasiswi di Tulungagung berinisial A (23) melahirkan bayi di rumah kos masuk Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru dalam kondisi meninggal dunia. Hal ini membuat petugas kepolisian menduga adanya kekerasan yang menyebabkan bayi tersebut tewas usai dilahirkan.
Baca Juga : Selebgram Promosikan Judol Ditahan Kejaksaan Negeri Tulungagung
Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Kanit UPPA), Satreskrim Polres Tulungagung, Iptu Nursaid mengatakan, awalnya Senin (5/8) mahasiswi tersebut melahirkan bayi di toilet kamar kos sekitar pukul 08.00 WIB.
Pada saat kejadian itu, mahasiswi tersebut sedang sendirian. Namun setelah melahirkan bayi tersebut, mahasiswi itu justru pingsan selama beberapa saat, lalu terbangun dan menghubungi kakaknya yang ada di Malang.
“Kami mendapat laporan adanya mahasiswi salah satu kampus ternama di Tulungagung yang melahirkan bayi di kamar kos masuk Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung,” kata Iptu Nursaid, Rabu (7/8/2024).
Baca Juga : Arema FC Vs Dewa United FC, Tiket Ekonomi Rp 150 Ribu, Parkir di PIPP, Ini Kata Yusrinal Fitriandi
Kakaknya yang tiba di Tulungagung terkejut mendapati adiknya yang lemas usai melahirkan bayi. Mahasiswi tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Boyolangu untuk mendapatkan penanganan medis.
Selama melakukan penanganan medis, diketahui bayi tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia. Karena petugas puskesmas merasa ada kejanggalan dalam kasus ini, kejadian tersebut dilaporkan Polsek Boyolangu dan laporan diteruskan ke Satreskrim Polres Tulungagung.



















