Jombang, SEJAHTERA.CO – Selain mendesak audit menyeluruh, Sadarestuwati juga menyoroti banyaknya keluhan masyarakat terhadap kualitas BBM yang beredar di pasaran.
Baca Juga :Hindari Motor Belok Sembarangan, Bus Madiun-Ponorogo Tabrak Bengkel Motor
Menurutnya, masalah ini tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut kenyamanan dan keamanan pengguna kendaraan.
“Coba dihitung, ada berapa konsumen dari pabrikan mobil dan bengkel yang mengadu ke Komisi VI mengenai kualitas BBM ini,” ujarnya.
“Korbannya adalah masyarakat, jangan dianggap enteng. Saya akan meminta Badan Perlindungan Konsumen turun tangan agar penyelesaiannya lebih komprehensif,” jelasnya.
Sadarestuwati mengungkapkan bahwa keluhan masyarakat terkait performa kendaraan setelah menggunakan BBM tertentu semakin banyak bermunculan. Bahkan, muncul anggapan bahwa kualitas Pertamax saat ini tidak jauh berbeda dengan Pertalite.
Baca Juga :Status Kantor Imigrasi Kediri Berubah, Diperbolehkan Terapkan Pemeriksaan Keimigrasian



















