Blitar, SEJAHTERA.CO – Keinginan pedagang Pasar Kesamben, Kabupaten Blitar mendapatkan tempat jualan yang layak harus ditunda lagi. Pasalnya, rencana pembangunan atau revitalisasi terganjal efisiensi anggaran.
Kepastian itu diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kabupaten Blitar, Darmadi. Dia mengatakan, sebenarnya pada tahun ini ada kejelasan soal pembangunan pasar yang sempat terbakar beberapa tahun lalu.
Kejelasan ini kaitannya dengan program pemerintah pusat menggelontor dana pembangunan. “Memang ada rencana revitalisasi. Tetapi sepertinya tahun ini Kembali tertunda karena terkendala efisiensi dari pemerintah pusat,” katanya, Minggu (20/4/2025).
Baca Juga :Sebanyak 150 Hektare Lahan Padi Diserang Hama Kresek, Petani Minta Bantuan Pestisida
Dia menjelaskan, revitalisasi Pasar Kesamben memang mengandalkan dana dari pusat. Pasalnya, jika mengandalkan dari APBD bakal menyedot anggaran cukup banyak. Apalagi, lokasi yang terbakar hampir menyeluruh.
Bahkan, revitalisasi menelan anggaran sekitar Rp 80 miliar. Selain itu, untuk mengantisipasi kebakaran terulang, nantinya pasar bakal dibangun dua lantai. Selain itu, model bangunan juga mengusung konsep terkini.



















