Nganjuk, SEJAHTERA.CO – Peristiwa tanah ambles terjadi di Dusun Dlopo, Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk.
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (17/5/2025) sore usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut, langsung direspon cepat oleh tim gabungan dari pemerintahan Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, TNI, dan Kepolisian.
Sehingga pada Minggu (18/5/2025) pai, mereka memasang banner peringatan di sekitar lokasi kejadian.
Camat Ngetos Nganjuk, Nuri Prihandoko, mengungkapkan bahwa tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk saat ini tengah melakukan proses asesmen atau penilaian di titik rawan tersebut.
“Pagi ini tim BPBD Nganjuk masih melakukan assessment,” ujar Nuri kepada awak media.
Baca Juga :Dinkes Kabupaten Kediri Sarankan Masyarakat, Perlunya Vaksin Boster Setahun Sekali
Meskipun terdapat tanah yang ambles, Nuri memastikan bahwa lokasi tersebut relatif jauh dari pemukiman warga dan berada di area perkebunan.
Lebih jauh ia mengingatkan kewaspadaan tetap ditingkatkan mengingat lokasinya yang berdekatan dengan titik longsor yang pernah terjadi di Selopuro, Ngetos pada tahun 2016 silam.



















