Sebagai langkah preventif, tim gabungan memasang banner yang berbunyi “Waspada! Kawasan Rawan Tanah Longsor” di dekat titik tanah yang ambles.
Camat Ngetos mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area tersebut demi keselamatan.
Sementara itu, tim BPBD Nganjuk terus melakukan pemantauan secara intensif. Bahkan, mereka menerbangkan drone ke titik lokasi ambles untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi dan potensi risiko yang ada.
Baca Juga :Koper CJH Lamongan Dikumpulkan, Penanda Unik jadi Perhatian
Hingga berita ini diturunkan, belum dapat dipastikan apakah fenomena ini murni tanah ambles atau merupakan indikasi awal dari pergerakan tanah yang lebih besar atau longsor.
Pihak BPBD Nganjuk masih terus melakukan assessment dan pemantauan di lokasi kejadian untuk menentukan langkah-langkah penanganan selanjutnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama saat terjadi hujan deras.



















