Malang, SEJAHTERA.CO – Keterlaluan…!. Alat pemantauan Gunung Api Semeru Jawa Timur telah dicuri orang tak bertanggung jawab.
Pencurian alat pemantauan Gunung Api Semeru ini tentunya akan merugikan semua pihak, utamanya yang terkait dengan pengamanan dan pemantauan.
Baca Juga : Bayi Meninggal usai Dilahirkan Mahasiswi Tulungagung di Kamar Kos
Pengamat Gunung Api (PGA) Semeru melaporkan adanya pencurian alat pemantauan Gunung Api Semeru di Stasiun Klepu berupa accu Panasonik 75 Ah sebanyak empat buah.
Pencurian menyebabkan kerugian semua pihak karena dengan hilangnya alat pemantauan ini telah mengganggu pengamatan dan pemantauan Gunung Api Semeru yang seharusnya dilakukan 24 jam.
Disampaikan bahwa alat pemantauan Gunung Api Semeru di Stasiun Klepu mengalami carrier off sejak 31 Juli 2004 dan setelah dilakukan pengecekan oleh tim dari pengamat gunung api ternyata pintu pagar dan pintu bungkernya sudah dibobol dengan cara di gergaji.
Baca Juga : Selebgram Promosikan Judol Ditahan Kejaksaan Negeri Tulungagung
“Nah peralatan hilang sudah dicatat di sini 4 buah accu Panasonik 75 Ah,” kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hadi Wijaya di Pos PGA G. Dieng Jawa Tengah, Selasa (6/8).
Hadi mengingatkan, alat-alat pemantauan ini seyogyanya dapat dijaga dan dipelihara bersama karena alat itu milik bersama untuk kepentingan bersama untuk memantau aktivitas vulkanik Gunung Api Semeru.
“Keberadaan alat-alat ini untuk kepentingan bersama, bukan hanya kepentingan PVMBG tapi kepentingan masyarakat luas terutama adalah masyarakat dan warga terdampak dari mitigasi kebencanaan tersebut jadi semua wajib menjaganya,” ujar Hadi.
Baca Juga : Arema FC Vs Dewa United FC, Tiket Ekonomi Rp 150 Ribu, Parkir di PIPP, Ini Kata Yusrinal Fitriandi



















