Malang, SEJAHTERA.CO – Libur sekolah yang dimulai pada akhir pekan kemarin dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bepergian bersama keluarga ke berbagai destinasi wisata, termasuk dari dan menuju Kota Malang.
Momen liburan ini turut mendorong meningkatnya mobilitas masyarakat, khususnya menggunakan moda transportasi kereta api dari Stasiun Malang.
Puncak arus keberangkatan di Stasiun Malang tercatat pada Jumat, 20 Juni 2025, dengan total volume penumpang mencapai 7.861 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.283 penumpang berangkat dan 3.578 penumpang datang.
Tingginya mobilitas masyarakat juga berlanjut pada akhir pekan. Pada Sabtu, 21 Juni 2025, tercatat sebanyak 4.078 penumpang berangkat dan 3.527 penumpang datang.
Sementara itu, pada Minggu, 22 Juni 2025, volume keberangkatan mencapai 4.175 penumpang dan kedatangan sebanyak 3.618 penumpang.
Baca Juga :Latihan Perdana Persik Kediri, Pemain Asing Bergabung Minggu Kedua
Data ini menunjukkan tren positif antusiasme masyarakat terhadap transportasi kereta api yang terus meningkat, khususnya dari wilayah Malang dan sekitarnya.
“Lonjakan jumlah penumpang ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap layanan kereta api, termasuk di wilayah Malang. KAI terus berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Luqman Arif, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya.
Selama masa libur sekolah ini, sejumlah kereta api favorit menjadi pilihan utama pelanggan dari Stasiun Malang, antara lain:
1. KA Jayabaya (Malang – Surabaya Pasarturi – Pasar Senen)
2. KA Malabar (Malang – Bandung)
3. KA Matarmaja (Malang – Pasar Senen)



















