Jombang, SEJAHTERA.CO – Komitmen dunia industri untuk terus meningkatkan budaya kerja yang produktif dan efisien mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Salah satunya terlihat dalam pelaksanaan kegiatan penilaian penghargaan Produktivitas 5R/5S di PT Kimia Farma Plant Watudakon, Kabupaten Jombang.
Kegiatan penilaian dilakukan oleh tim dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur serta Balai Latihan Pengembangan Produktivitas Tenaga Kerja (BLP2TK) Provinsi Jawa Timur.
Penilaian ini merupakan bagian dari proses seleksi perusahaan yang layak mendapatkan penghargaan atas keberhasilannya menerapkan prinsip 5R atau 5S dalam lingkungan kerja.
5R atau 5S merupakan metode manajemen tempat kerja yang berasal dari Jepang dan kini menjadi standar global dalam peningkatan produktivitas.
Baca Juga :Walikota Batu Mulai Ancang-ancang Realisasikan Mal UMKM
Lima prinsip tersebut mencakup, Ringkas atau Seiri untuk Menyortir barang yang tidak perlu di tempat kerja, dan kedua Rapi atau Seiton adalah Menata peralatan atau bahan kerja agar mudah ditemukan.
Kemudian yang ketiga Resik atau Seiso yakni menjaga kebersihan lingkungan kerja secara rutin, serta keempat Rawat atau Seiketsu memiliki arti menstandarkan prosedur agar tetap konsisten dan terakhir Rajin atau Shitsuke adalah menumbuhkan kedisiplinan dan kebiasaan kerja yang baik.
“Penerapan prinsip 5R/5S telah terbukti mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih efisien, aman, dan nyaman, serta mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas hasil kerja perusahaan,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang, Isawan Nanang Risdiyanto kepada koran memo, Kamis (10/7/2025).



















