Blitar, SEJAHTERA.CO – Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar memutuskan untuk melakukan regrouping atau penggabungan terhadap tiga Sekolah Dasar Negeri (SDN) karena sepi peminat pada tahun ajaran 2025/2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, drh Adi Andaka menyampaikan, ketiga SDN tersebut tahun ini tidak menerima peserta didik baru. Salah satunya adalah SDN Satreyan 1 di Kecamatan Kanigoro.
Calon siswa yang semestinya mendaftar di sana dialihkan ke SDN Satreyan 2 yang berlokasi tak jauh dari sekolah sebelumnya.
“Iya, ada tiga sekolah yang digabung. Tahun ini tidak menerima murid baru lagi,” kata Adi Andaka di Kabupaten Blitar, Senin (14/7/2025).
Baca Juga :Persik Kediri Datangkan Pemain Berpengalaman Asal Spanyol, ini Sosoknya
Menurutnya, minimnya jumlah pendaftar disebabkan oleh menjamurnya lembaga pendidikan lain di sekitar sekolah tersebut.



















