Kediri, SEJAHTERA.CO – Korban tewas akibat dugaan keracunan minuman keras (miras) di AR KTV dan Cafe, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, kembali bertambah.
Korban kedua yang meninggal adalah Nur Almum Tahanah alias Giska (39). Ia menghembuskan napas terakhir pada Minggu malam, 3 Agustus 2025, setelah menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Ahmad Dahlan, Kota Kediri.
Jenazah Giska langsung dimakamkan pada Senin dini hari, 4 Agustus 2025, di pemakaman umum Desa Sambirejo, Kecamatan Gampengrejo. Warga sekitar mengenang almarhumah sebagai pribadi yang baik dan ramah.
“Orang tuanya juga dikenal sangat rendah hati. Almarhumah tinggal bersama mereka dan memiliki dua anak,” ujar Suwarni, tetangga korban. Ia menyebut pernah bertemu Giska saat acara karnaval di desa.
Baca Juga :Pedagang Bendera di Blitar Sepi Pembeli, Tapi Ramai Ditanya Bendera Bajak Laut “One Piece”
Kesedihan mendalam juga dirasakan Fadil, teman dekat korban yang mengenal Giska selama empat tahun terakhir. Baginya, Giska bukan hanya sahabat, tapi juga seperti kakak sendiri.
“Orangnya sangat peduli. Dia sering ngingetin kami untuk nggak ngelakuin hal-hal negatif. Baik banget,” kata Fadil, usai mengikuti takziah di makam Giska.


















