Fadil pertama kali mengenal Giska saat meminjam charger di sebuah warung kopi di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), Kediri. Obrolan kala itu berlanjut menjadi pertemanan erat.
“Terakhir saya ketemu dua minggu lalu. Nggak nyangka dia pergi secepat ini,” ujarnya dengan suara lirih.
Ia berharap pihak kepolisian bisa mengusut tuntas kasus ini agar tidak ada lagi korban jiwa akibat miras. “Harus diusut sampai tuntas. Jangan sampai kejadian ini terulang,” pintanya.
Diketahui, Giska bersama dua temannya diduga mengalami keracunan setelah menenggak miras saat karaoke pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 1–2 Agustus 2025.
Korban pertama bernama Bella sudah lebih dulu meninggal dunia. Kini, Giska menjadi korban kedua, sementara satu orang lagi masih menjalani perawatan intensif


















