Sempat Meredup, Wisata Desa di Tulungagung Kembali Bergeliat, Ternyata ini Kuncinya

Sempat Meredup, Wisata Desa di Tulungagung Kembali Bergeliat, Ternyata ini Kuncinya
Kabid Ketahanan Ekonomi dan Lingkungan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tulungagung, Wahyu Yuniarko saat memberikan pernyataan terkait wisata desa (isal/sejahtera.co)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Popularitas wisata desa di wilayah Kabupaten Tulungagung beberapa waktu yang lalu sempat meredup lantaran dianggap terlalu monoton.

Meski begitu, kini wisata desa di Kabupaten Tulungagung mulai bergeliat kembali usai adanya inovasi dalam pengelolaan wisata desa di Tulungagung.

Kabid Ketahanan Ekonomi dan Lingkungan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tulungagung, Wahyu Yuniarko mengatakan, saat ini terdapat sebanyak 42 desa di Tulungagung yang memiliki wisata desa.

Read More

Rinciannya, sebanyak 12 wisata desa itu diketahui dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Wisata desa di Tulungagung sebenarnya mulai ada sekitar tahun 2010 yang mulanya ada di Kecamatan Sendang dengan potensi alam seperti Gunung Wilis dan susu sapi perah.

Baca Juga :Pesona Pantura Lamongan Magnet Utama Libur Nataru 2025, Angka Kunjungan Tembus Puluhan Ribu

Kemudian wisata desa di Tulungagung semakin bergeliat pada tahun 2016 yang lalu yang semakin banyak bermunculan wisata desa di Tulungagung.

“Saat ini ada sebanyak 42 desa di Tulungagung yang memiliki wisata desa dengan 12 wisata desa diantaranya dikelola oleh BUMDes setempat,” kata Wahyu Yuniarko, Selasa (30/12/2025).

Seiring berjalannya waktu, ungkap Wahyu, wisata desa di Kabupaten Tulungagung sempat meredup terutama sejak beberapa tahun terakhir, sehingga minim kunjungan pada wisata desa.

Namun kondisi itu langsung direspon cepat oleh setiap pengurus wisata desa usai berkoordinasi dengan DPMD Tulungagung.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *