Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Kreativitas masyarakat Ponorogo dalam membuat balon udara diajangi Polres Ponorogo dengan menggelar Festival Balon Udara Tanpa Awak.
Festival yang digelar pada 29 Maret 2026 di Sirkuit Jurang Gandul, Desa Kadipaten, Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo tersebut sebagai salah satu langkah mengantisipasi maraknya penerbangan balon udara liar yang disertai petasan saat Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri.
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan, festival balon udara digelar sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar tradisi menerbangkan balon udara tetap bisa dilakukan tanpa membahayakan.
“Festival ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat yang memiliki kebiasaan menerbangkan balon udara saat Idulfitri, agar dilakukan dengan cara yang aman tanpa disertai petasan,” ungkap AKBP Andin Wisnu Sudibyo.
Baca Juga Bawa 2 Kg Bubuk Mesiu untuk Bahan Petasan, Pemuda Ponorogo Ditangkap di Tulungagung
Menurut Andin, tradisi balon udara sudah lama berkembang di masyarakat. Namun pihaknya berharap tradisi tersebut bisa diarahkan menjadi kegiatan yang lebih positif dan kreatif.
“Kami ingin tradisi ini tetap ada, tetapi diarahkan pada kreativitas. Bukan lagi menerbangkan balon udara dengan petasan yang berpotensi membahayakan dan merugikan orang lain,” ujarnya.



















