Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Penutupan Jembatan Gondang yang berada di ruas Jalan Nasional Tulungagung-Trenggalek berdampak pada operasional bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Akibat penutupan tersebut, jarak tempuh bus bertambah hingga puluhan kilometer sehingga jadwal keberangkatan dari Trenggalek menuju Tulungagung harus dimajukan satu jam.
Baca juga:Jembatan Gondang Tulungagung Mulai Dibongkar, Fondasi Baru Disiapkan untuk Usia Pakai 50 Tahun
Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Gayatri Tulungagung, Rusmanto, mengatakan penutupan Jembatan Gondang menyebabkan bus AKDP jurusan Tulungagung-Trenggalek harus mengambil jalur alternatif melalui Kecamatan Campurdarat, Tulungagung. Perubahan rute tersebut membuat jarak tempuh bertambah sekitar 10 kilometer.
Sebelum Jembatan Gondang ditutup, bus AKDP dari Tulungagung menuju Durenan, Kabupaten Trenggalek, menempuh jarak sekitar 18 kilometer. Namun, setelah menggunakan jalur memutar, jarak tempuh meningkat menjadi sekitar 28 kilometer.
“Salah satu dampaknya adalah jarak tempuh bertambah. Dari yang sebelumnya 18 kilometer sudah sampai di Durenan, Trenggalek, kini menjadi 28 kilometer karena harus memutar melalui Kecamatan Campurdarat,” kata Rusmanto, Selasa (3/6/2026).
Menurut Rusmanto, pihaknya telah berkoordinasi dengan petugas Terminal Surondakan Trenggalek terkait penyesuaian operasional bus selama masa penutupan jembatan. Hasil koordinasi tersebut memutuskan bahwa jadwal keberangkatan bus dari Trenggalek menuju Terminal Gayatri Tulungagung dimajukan satu jam lebih awal.



















