Api kali pertama diketahui dari ruang kamar tengah. “Saat itu juga spontan berteriak minta tolong. Warga pun bahu membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya,” katanya.
Warga pun sebagian melapor ke perangkat desa dan meneruskannya ke polisi dan tim pemadam kebakaran. Tim pemadam tak lama kemudian datang dan langsung memadamkan api. Sekitar 30 menit api berhasil dipadamkan.
Berdasarkan penyelidikan sementara api berasal dari atap rumah. Diduga titik api berasal dari korsleting listrik. Polisi mengimbau kepada warga agar tetap hati-hati. Pasalnya saat ini musim kemarau. (ziz)



















