Sedangkan, keikutsertaannya di ajang kompetisi Liga 3 ini tidak lepas dari upaya Askot PSSI Kediri untuk memberikan wadah bagi pemain Kediri.
“Ini juga sekaligus mengorbitkan pemain-pemain muda Kediri untuk tampil berlaga di level yang lebih tinggi,” ucapnya.
Dia mengungkapkan, sejauh ini wadah untuk memberikan ruang regenerasi bagi pemain muda di Kediri dinilai kurang. Mengingat Kota Kediri hanya mengandalkan Persik Kediri sebagai jembatan mereka untuk menjadi pemain ke tahap profesional.
Namun dengan munculnya tim Liga 3 dengan nama Inter Kediri ini diharapkan dapat semakin memperluas ruang tampung bagi para pemain muda Kediri dalam mendukung karirnya ke jenjang profesional.
“Kami berharap Inter Kediri mampu berkiprah dan bersaing dengan klub lain di Liga 3 dan targetnya di musim kedua bisa lolos ke Liga 2,” ungkapnya. (diy)



















