“Tidak hanya dalam lingkup keluarga melainkan juga berjuang untuk lingkungan dan juga Trenggalek. Ajak para santri bisa menjadi pejuang-pejuang masa kini,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mendorong agar semua tempat di Bumi Menak Sopal dibuka ruang-ruang diskusi untuk generasi muda. Harapannya, diskusi tidak hanya pada ruang-ruang resmi saja, bisa dilakukan sewaktu waktu meskipun di ruang terbuka.
Menurut penggiat perempuan dan anak itu generasi punya hak untuk diberikan ruang untuk berpartisipasi aktif dalam menyampaikan pendapat.
“Korban kekerasan verbal lebih cenderung tidak berani bersuara melaporkan kekerasan yang dihadapi. Diharapkan dengan adanya fasilitasi ruang diskusi mereka berani bersuara. Novita Hardini juga berharap generasi muda bisa menjadi agen perubahan dengan memanfaatkan dunia digital,” pungkasnya.
Reporter: Angga Prasetya
Editor: Dhita Septiadarma



















