“Mau beli air bersih juga harus merogoh uang. Mudah-mudahan turun hujan secepatnya,” harapnya.
Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kota Blitar Agus Suherli mengatakan di wilayahnya ada tiga lokasi yang kesulitan air. Di antaranya di Kelurahan Sentul, Ngadirejo di Kecamatan Kepanjenkidul dan Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan di Lingkungan Tulungrejo.
Total kepala keluarga yang terdampak sebanyak 153 dengan jumlah total jiwa 568. “Langsung kami drop. Begitu ada laporan permintaan air langsung kami isi,” katanya.
Dia mengatakan dalam satu kali droping ada 4 ribu liter yang disalurkan. Itu untuk ukuran 1 tangki. Dalam dua droping ada 2 droping. “Ini terus kami pantau,” katanya.
Pihaknya tak bisa memprediksi kapan kekeringan berakhir. Harusnya pada pertengahan November sudah turun hujan. Tetapi kenyataannya sampai saat ini belum ada tanda-tanda jalanan basah. (ziz)


















